Kisah ikhlas 2

Ini adalah kisah yang kualami tentang keikhlasan. Masih ada hubungannya dengan cerita ikhlas sebelumnya.

Beberapa hari sebelum ini, aku sebenarnya sedang bingung dan sedikit worried. Di kantor aku kehilangan satu bundel bon pengeluaran yang sebenarnya bukti pengeluaran untuk unit lain tapi karena waktu itu kami pergi sama-sama, aku dulu yang menalangi semua pengeluaran. Aku merasa yakin sudah menyerahkan bon-bon tersebut ke kasir untuk bisa di-reimburse tapi dia bilang sudah mengembalikan karena waktu itu sedang tidak ada uang cash. Sudah kucari dimana-mana tapi tidak juga ketemu. Aku sedih karena kalau hilang berarti uangku gak bisa kembali padahal aku kan lagi berhemat dan menabung untuk sebuah tujuan.

Di puncak kecapekanku (sedih dan worried itu bikin capek lho), akhirnya aku sadar untuk mengikhlaskan saja kehilangan itu. Mungkin bukan rejekiku.  Tapi tentu saja tidak bisa langsung otomatis 100% iklhas lho…Masih ada sedikit rasa kehilangan yang kadang-kadang muncul.

Sampai akhirnya aku baca kisah “dua manusia super” di milis ini. Airmataku deras mengalir waktu membaca (Entah kenapa akhir2 ini aku sangat mudah menangis saat membaca atau menonton sesuatu yang menyentuh hati). Aku malu pada 2 manusia kecil dalam cerita ini. Betapa tidak uang ribuan yang mereka ikhlaskan itu pastilah sangat berarti besar buat mereka. Sedangkan aku, meskipun kehilangan dalam jumlah yang lebih besar, tapi aku punya pekerjaan tetap dan kadang-kadang punya penghasilan tambahan yang mungkin bisa 2-3 kali lipat dari jumlah yang hilang tersebut. Setelah banjir airmata itu, aku dapat merasakan ikhlas yang benar-benar ikhlas, 100%.

 

Aku kembali melanjutkan pekerjaanku. Saat itu aku harus membereskan masalah pembukuan. Kebetulan selain untuk unitku, aku juga ditugaskan untuk mengurus pembukuan bagian fotokopi. Kok ada selisih jumlah ya? Setelah dihitung-hitung ternyata jumlahnya persis sebanyak bon-bon yang kuanggap hilang itu. Subhanallah…ternyata sebenarnya kasir sudah membayarkannya tapi dia lupa karena disatukan dengan pembayaran fotokopi, dll….Sekali lagi aku merasa betapa Tuhan sangat menyayangiku. Ternyata kalau kita ikhlas, kita bisa dengan mudah menemukan jalan keluar dari persoalan secara tidak kita sangka.

Perasaan lega bukan sekedar karena uangku telah kembali tapi karena ada rasa bahagia karena aku merasa dijaga dan dibimbing Tuhan selalu. Bahagia karena Dia telah membuatku begitu mudah bertemu hikmah dari mana saja. Ya Allah, segala puji hanya bagiMu…

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s