Shooting star

Sejak beberapa hari yang lalu dikabarkan akan ada hujan meteor Lyrid. Aku yang memang suka mengamati langit, meskipun gak selalu punya kesempatan untuk benar-benar stargazing, sudah mencari-cari informasi yang berkaitan. Katanya hujan meteor akan terjadi di rasi Lyra. Aku kemarin bahkan mencoba mencari dan bawa peta langit dari perpustakaan untuk bekal mengamati langit malam. Tapi sayang, sore harinya hujan turun dan malam itu langit mendung. Lagipula aku memang agak ragu bisa mantengin langit malam itu. Karena gak berani sendirian di luar malam2. Uh, sayang banget padahal menurut prediksi malam itu adalah puncaknya hujan meteor.

Paginya aku bangun subuh seperti biasa. Untung, bisa keluar untuk jalan pagi lebih awal. Langit sebenarnya cukup bersih, cuma sayang ada kabut. Tapi, ketika aku di lapangan dan memandang ke arah langit utara, aku bisa lihat sebuah bintang jatuh. Wow! aku takjub banget lihatnya. Sampe memekik gitu. Untung sepi..

Itu pasti salah satu meteor Lyrid yg kutunggu2 itu. Jalannya cepat sekali, tapi aku bisa lihat buntut cahayanya seperti yang di gambar2 itu. Seperti serpihan kembang api, tapi ini cuma satu. Aku yakin kalo saja langit subuh itu lebih cerah, tidak tertutup kabut tipis, pasti bintang jatuh itu akan kelihatan sangat cerah. Ah, akhirnya aku dikasih kesempatan menikmati fenomena alam itu, meskipun hanya sesaat. Subhanallah, it was amazing. Aku pernah beberapa kali lihat bintang yang berpindah, tapi gak seperti ini. Yang ini cerah dan seperti yg kulihat di gambar2.

Temanku suka ngeledek kalo kalo aku bilang, aku lihat bintang jatuh atau bintang pindah.
Dia bilang “make a wish dong..”. Ah, ABG banget. I don’t wish upon a star, but I wish to see a star. A shooting star. And I’m so happy that I finally got the chance. Meskipun cuma lihat satu aja. Meskipun gak lihat hujan meteor, tapi aku masih kebagian salah satu tetesnya

Menurut informasi yang kudapat dari situs langitselatan.com, selain hujan meteor Lyrid yang menghebohkan ada juga hujan meteor lain di bulan April ini, yaitu hujan meteor Pi Puppids. Hujan meteor Pi Puppids berlangsung pada 18-25 April. Puncaknya akan terjadi pada tanggal 23-24 April. Kabar baiknya, hujan meteor ini bisa diamati sebelum tengah malam. Sayangnya, pada saat itu masih ada bulan di langit. Nanti kucoba lihat dengan lebih serius ah…Siapa tahu, aku masih beruntung bisa lihat hujan meteor yang satu ini.

20 April 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s