Oz Diary: Part 2 – 7 jam di Singapore

Begitu mendarat di Terminal 3 Changi Airport, sebenarnya gak yakin mau melangkah ke mana. Tapi jalan aja terus, ternyata gak lama sampe di Terminal 2. Menurut informasi yang kubaca, disini nih tempatnya Free Tour. Emang udah direncanain untuk ikut free tour dan explore Changi selama transit di sini. Sialnya catatan hasil browsing yang isinya mau ke mana dan ke arah mana di Changi ini ketinggalan. Untungnya ada booklet informasi tersedia.

Karena sudah jam 2 siang da aku belum sholat zuhur, maka yang pertama dituju adalah mushola atau prayer room. Berbekal booklet tadi, prayer room dapat kutemukan dengan mudah. Bersih tapi agak bau, entah karena lembab atau itu bau sepatu/kaos kaki orang. Tempat wudhunya nyaman dan terpisah, mukena pun tersedia.

Setelah itu daftar untuk ikut Free Tour. Free tour ini berlangsung selama 2 jam. Info lengkapnya ada disini. Petugasnya mintaku menunjukkan paspor dan boarding pass. Jadwal berikutnya adalah yang pukul 4.00 – 6.00 sore. Tapi kami harus siap di depan counter pukul 3.10 untuk mendapatkan stiker. Selama ikut tour ini, peserta tidak diperbolehkan membawa koper (trolley). Mereka akan menyarankan untuk menitipkan tas besar atau koper ke tempat penitipan. Tadinya backpack-ku mau kutitipkan, tapi setelah lihat kok jauh ya?… Takut ketinggalan, aku urung menitipkan tas punggung ini.

Jam 3.10 kita semua dikumpulkan di depan counter, lalu mereka membimbing peserta sampai ke depan imigrasi. Ternyata kita harus melewati pintu imigrasi ini dulu. Setelah itu si petugas menunggu di seberang imigrasi dengan membawa kartu kedatangan yang sudah diisi.

Guide kami seorang Ibu2 yang tadi bertugas di counter. Wah, ternyata si Ibu ini tegas banget. Sebelum naik bus, kami dibriefing tentang apa yang tidak boleh kami lakukan. Peserta tidak diperkenan mengambil foto selama dalam bis, sampai pada waktu yang disediakan. Dia juga menyampaikan bahwa layanan ini tersedia atas sponsor Singapore Airlines dengan tujuan agar peserta datang kembali ke Singapore. Kelihatan sekali dia bangga banget dengan negaranya dengan berkali2 menyebutkan bahawa Singapore adalah negara kaya, aman dan maju. Mana pake menyebut bahwa Singapore saat itu berkabut karena asap kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia lagi…Si Ibu ini juga menegur mereka yang ngobrol selama penjelasannya. Yah, namanya juga gratis, banyak aturan dan pesan sponsornya lah… Termasuk aturan gak boleh makan dan minum di bis, tapi disitu tersedia air minum dalam botol seharga SGD1 untuk yang mau.

Tour ini berhenti di selama 15 menit di Merlion Park. Di sini kita bisa lihat dan foto2 Singpore Flyer, Marina Bay Sand dan Esplane dari kejauhan. Tempat ini rame banget, semuanya pada foto2.

Setelah 15 menit kami kembali ke bis. Tapi rupanya ada yang terlambat sehingga kami menunggu dulu. Kami diantar kembali ke Terminal 2. Selanjutnya mau explore taman2 yang ada di sini. Tapi kok laper ya? Rupanya makan siang di pesawat tadi kurang nampol nih. Aku pun menuju food court yang ada di lantai 3 terminal 2 ini. Lupa apa nama tempatnya, pokoknya aku pilih paket ayam panggang iris yang disajikan bersama salad. Ah saladnya ternyata sedikit banget. Potongan ayamnya gede, sampe susah ngabisinnya. Tapi enak rasanya. Apa karena lagi lapar ya?

Setelah itu lanjut explore garden. Tapi cuma 2 yang ketemu. Pertama , Orchid Garden. Anggrek2nya tertata rapi. Terlalu sempurna menurutku hingga malah terlihat tidak natural. Apalagi dengan cahaya lampunya. Sunflower garden yang ada di lantai 3 berada di luar ruangan. Disini juga bunganya tampak dalam bentuk yang nyaris sempurna. Tapi enak dinikmati karena di luar ruangan dan saat itu sore menjelang matahari terbenam.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Bentuk bunga matahari yang sempurna

 

 

 

 

 

 

 

Tampaknya harus sudah mengakhiri petualangan disini nih… Cari mushola untuk sholat maghrib dan isya, terus menuju Terminal 3 dengan menggunakan sky-train. Dan menunggu waktu boarding. Sayang di terminal 3 ini gak lihat dan gak sempat duduk di kursi pijat. Padahal pegel banget nih…

2 thoughts on “Oz Diary: Part 2 – 7 jam di Singapore

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s