Oz diary : Part 3 – Minggu pertama

Hari ini hari minggu, berarti sudah seminggu saya di Brisbane. Entah kenapa hari ini bawaannya mellow. Kangen keluarga dan teman2. Jalan pagi hari ini pun saya skip. Tapi bukan berarti terus “mlungker” di tempat tidur. Pagi ini aku bersih2 apartemen.

Oh ya, selama di Brisbane aku tinggal di apartemen yang disediakan host-ku, Karen. Letaknya di lantai 2 tepat diatas apartemen Karen. Sewanya per minggu karena untuk jangka pendek, seharga AUD 250 / week. This is one-bedroom furnished apartment. Jadi aku gak perlu bawa perlengkapan apa2 dari rumah. Memang saat datang, aku diperlihatkan isi apartment ini. Lengkap, ada ruang kerja dengan PC. Tapi karena aku bawa laptop, gak pernah kupake. Aku hanya pake koneksi wifi-nya untuk ngenet.

Selain perlengkapan rumah, di sini juga sudah disediakan toiletris dan bahan kebersihan seperti sabun cuci piring, pembersih kamar mandi, dll. Yang gak cuma sabun cuci dan mesin cuci-nya. Di dapur juga sudah tersedia sedikit persediaan makaanan. Ada buah, roti, bumbu dan makanan kalengan. Wah, kupikir Karen baik banget ya, sampe nyedian semua ini untuk saya…Itupun saya masih numpang makan siang dan sore di tempatnya Karen. Tapi ternyata itu gak gratis. Ada bond sebesar AUD 500 yang harus saya bayar bersama biaya sewa minggu pertama. Bond ini selain untuk biaya penyediaan keperluan di apartment juga untuk biaya cleaning-up setelah saya tinggal.

Kalo hari pertama datang sebagian besar kuisi dengan tidur (dari jam 9 pagi baru bangun jam 4 sore), maka hari ke-2 saya diisi dengan belanja dan ke bank. Pertama Karena menunjukkan pertokoan terdekat dimana ada 7dan IGASupermarket. Diseberangnya ada juga supermarket India, tapi Karen gak memperkenalkannya. Pertama2 kami ke 7-Eleven dulu untuk beli Go Card untuk naik kendaraan umum. Lalu kami naik bis ke Chermside, shopping Centre terdekat dimana ada bank untuk aku buka rekening. Layanan di bank ANZ sini ternyata sama aja dengan layanan bank kita, jadi gak ada masalah. Setelah urusan buka rekening beres, kami belanja di Woolsworth.

Karen bilang bahwa sebaiknya aku beli mesin cuci sendiri agar bebas kalo mau nyuci. Maka dia membawaku ke Harvey Norman. Kali ini kita gak naik bis, kata Karen bisa sampe setengah hari kalo pake bis. Kirain jauh, ternyata gak sampe 10 menit udah sampe. Kami milih mesin cuci yang gak terlalu mahal tapi nanti mudah menjualnya lagi, kalo udah pulang.

Klik ini untuk halaman berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s